Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts

Tuesday, 17 December 2013

Ratusan wisatawan Perancis kunjungi Surabaya dan Mojokerto

Kapal Pesiar MV. Le Soleal akan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Selasa (17/12/13) pagi , pukul (06.00WIB).  Kapal brbendera Perancis ini membawa hampir 300 wisatawan sudah termasuk crew

Edi Priyanto, Kepala Humas PT Pelindo III menjelaskan, sebelum merapat di Pelabuhan Tanjung perak, kapal pesiar ini, sekarang berada di Semarang dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas. Ini merupakan kapal pesiar  yang ke 18 selama tahun 2013, yang merapat di pelabuhan Tanjung Emas yang berada dibawah Pelindo III.

Menurut rencana masih ada 1 (satu) kapal pesiar lagi yang akan singgah di penghujung tahun 2013 ini, sehingga totalnya ad  19 kunjungan kapal pesiar selama tahun ini.  “jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu, yang hanya ada 17 kunjungan saja,” jelas Edi saat dikonfirmasi oleh LICOM. Senin (16/12/2013).

Sema di Jawa Tengah kapal ini juga mengunjungi tempat-tempat wisata di pulau Karimun Jawa, Kabupaten Jepara. Kedatangan kapal yang memiliki draft minus 4,9 meter LWS (Low Water Spring) dan DWT 1.708, di Tanjung Perak besok menjadi kapal pesiar keempat selama 2013.
“Kapal pesiar berbendera Perancis itu membawa turis sekitar 264 orang dengan crew kapal sebanyak 139 orang, direncanakan akan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak hari Selasa (17/12) pada pukul 06.00 WIB dan rencananya akan meninggalkan pelabuhan sorenya pukul 18.00 WIB”, kata Edi Priyanto.

Dijelaskannya, kapal pesiar dengan LOA (Lenght Over All) 142,10 meter dan GT 10.992 ini sebelumnya juga singgah di Cirebon,  sebelum merapat di Semarang. setelah dari Surabaya, rombongan tour ini akan melanjutkan perjalanan menuju Bali dan Lombok.
Masih menurut Edi, selama kunjungannya ke Surabaya, para turis asing ini rencannya akan mengunjungi beberapa tujuan wisata, yaitu Surabaya discovery tour dan Trowulan Archelogical Sites.

Untuk Surabaya Discovery tour ini meliputi Kebun Binatang Surabaya, Patung Joko Dolog, Kantor Walikota, Monumen Kapal Selam, Kayoon dan House of Sampoerna. Sedangkan untuk kunjungan di Trowulan Mojokerto, meliputi Museum Trowulan, Candi Tikus, Candi Bajang Ratu dan Pemandian Segaran.@dony

Redakan stres pasca UAS, siswa diajak bermain air


Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketegangan pasca Ujian Akhir Sekolah (UAS). Salah satunya dengan melakukan permainan. Seperti yang dilakukan para siswa SD Integral Luqman al Hakim Hidayatullah Surabaya, Selasa (17/12/2013).

Setelah memeras otak dalam UAS, para siswa dihibur dengan beragam permainan yang sangat menyenangkan. Tidak hanya menyenangkan, tapi juga butuh kekompakan, komunikasi yang efektif, dan sedikit berbasah-basah. Hal itu karena semua permainan memakai media air. Acara ini dikemas dalam Student Day.

Salah satunya permainan air terjun. Kata Heri, guru yang juga panitia kegiatan, permainan air terjun adalah permainan yang membutuhkan komunikasi dan kerjasama tim yang solid.

Sederhananya, kata guru olahraga ini, permainan ini menggunakan pipa besar yang dibelah menjadi dua. Satu kelompok diharuskan memindahkan air dari bak melalui pipa untuk memenuhi botol penampung dari kemasan air mineral.

“Nah, di sinilah kerjasama tim diperlukan. Karena jika paralon tidak tersambung dengan baik, maka banyak air yang tumpah. Akibatnya, botol air kemasan kosong dan akan lebih lama terisi,” beber Heri.

Menariknya lagi, dalam memindahkan air dari bak ke paralon tidak memakai gayung tapi menggunakan tangan. “Jadi ada kesulitan dan tantangan di situ,” cetusnya.

Musa, salah satu siswa kelas 6 mengaku cukup kesulitan memindahkan air dari ember ke pipa. “Soalnya pakai tangan, jadi sangat sulit ambil airnya,” katanya sembari mengusap air di tangannya.

Kepala SD Integral Luqman al Hakim Hidayatullah Surabaya, Abdurahman mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memberi hiburan kepada siswa setelah UAS selama satu minggu.

“Harapan lain, terjalin komunikasi positif antar siswa. Sekaligus memanfaatkan waktu tenggang siswa,” pungkas Abdurrahman.@licom

siswa SD hidayatullah (6) siswa SD hidayatullah (1) siswa SD hidayatullah (5) siswa SD hidayatullah ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? alexa ComScore Quantcast

Tuesday, 10 December 2013

Baru kali ini, ada pohon Natal terbuat dari 100 meja dan 60 kursi


LENSAINDONESIA.COM: Menjelang Natal, berbagai Mall menyiapkan pohon Natal hias. Mereka seolah berlomba-lomba membuat pohon Natal hias sebaik mungkin, bahkan unik dan tidak biasa.

Seperti pohon Natal yang dipajang di East Koridor Ground Level, Grand City Surabaya ini. Pohon Natal yang didesain oleh Ir. Titien Wahono ini, merupakan sebuah pohon natal setinggi 7,5 meter, dibuat dari meja kecil dan kursi kecil.


“Saya ingin membuat design free composition. Dengan menggambarnya pada meja dan kursi, disusun menjadi pohon Natal,” ujar Ir. Titien Wahono yang juga seorang Dosen Mata Kuliah Dasar Desain di UK Petra (10/12/2013).

Total ada 100 meja dan 60 kursi yang disusun menyerupai pohon natal dengan menggunakan paku dan kawat. Bukan hanya sekedar meja dan kursi kayu yang polos, namun telah digambar dengan menggunakan cat yang bermotifkan aneka budaya daerah Nusantara.

Beberapa motif seperti batik terlukis di meja dan kursi kayu tersebut yang membentuk pohon Natal. Ir. Titien mengaku mempunyai tim khusus untuk membantunya dalam pembuatan pohon Natalnya.

“Jadi untuk yang ngecat, ada tim khusus yang terdiri dari 3 orang. Sedangkan untuk yang menyusunnya ada tukang dan dibantu mahasiswa UK Petra,”kata Titien yang juga sebagai pencetus ide pembuatan Pohon Natal unik ini.

Keunikan pohon Natal ini menyita perhatian salah satu pengunjung Mall. Hal itu diungkapkan oleh Natalia Inggrid, saat melihat Pohon Natal Meja dan Kursi ketika berjalan-jalan bersama rombongannya. “Bagus banget. Unik ya, Saya belum pernah melihat sebelumnya ada pohon Natal dari meja dan kursi yang di cat dan dihias begini,”ucapnya kepada LICOM.

Pohon Natal Meja dan Kursi ini dipamerkan mulai awal Desember hingga Tahun baru 2014. Selain itu keberadaan pohon natal ini juga turut memeriahkan pameran bertajuk “Tribute to Indonesia, My Culture is My Colour” yang digelar oleh mahasiswa Program Studi Desain Interior UK Petra, pada tanggal 10 hingga 17 Desember.

“Awalnya cuma mau dipamerkan di UK Petra. Akhirnya saya meminta space dari pihak grand city. Dan rencananya akan dipamerkan di sini sampai tahun baru,”tutup Titien.@syska_liana

alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



from Portal Berita Indonesia - lensaINDONESIA.com http://www.lensaindonesia.com/2013/12/10/baru-kali-ini-ada-pohon-natal-terbuat-dari-100-meja-dan-60-kursi.html

via IFTTT