Wednesday, 18 December 2013

Panggung “Rakyat Bersama Prajurit” ramaikan ulang tahun Kodam ke-65

LENSAINDONESIA.COM: Dalam memperingat ulang tahunnya ke-65, Sabtu, (21/12/2013) Kodam V/Brawijaya, akan menggelar Panggung Rakyat Bersama Prajurit, yang dikemas dalam “Srawung seni Rakyat, SANG BRAWIJAYA” di lapangan Makodam.


Mayjen TNI Ediwan Prabowo, Pangdam V/Brawijaya, akan memberikan penghargaan kepada seniman lokal Jatim, sebagai bentuk aspirasi serta dukungan dalam memajukan kesenian tradisional yang selama ini sudah mulai tersisih.


Baca juga: TNI AD pecat tiga oknum anggota terlibat Narkoba dan Pandam Jaya pimpin upacara Sertijab DanDim di Makodam


Adapun kesenian tradisional Jatim yang akan mengisi pentas nantinya adalah ludruk, Reyog Ponorogo, musik kereta daul Sumenep, serta kuntulan Banyuwangi. Mereka akan dikolaborasikan dengan artis papan atas, diantaranya, Piyu, Renny Djajoesman, Rere, Ratna Listy serta Agnes Monica.


Dalam jumpa pers di Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Renni Djajoesman sebagai koordinator tersebut, mengaku dirinya beserta artis lainnya, sangat mengaprisiasi dengan konsep yang diusung oleh Pangdam.


“Saat ini TNI mempunyai slogan Bersama Rakyat TNI Kuat, ini membuktikan kedekatan TNI kepada rakyat, dengan memberi panggung hiburan kepada masyarakat Jatim dengan menggandeng seniman Lokal,” papar Renny.


Renny mengaku hanya punya waktu singkat untuk menerjemahkan kemauan Pangdam.”Konsep seperti ini merupakan yang pertama, kami yakin nantinya hiburan ini akan berjalan dengan sukses,” Renny optimis.


Sementara itu, Kartolo, pelawak sekaligus penggiat ludruk kawakan Surabaya, tak kalah antusias menyambut acara ini. “Saya sangat berterima kasih kepada Pangdam, yang telah merangkul kesenian daerah dalam panggung rakyat. Ini akan menjadi cambuk bagi kami, semoga nantinya ludruk akan melahirkan bibit bibit baru,” harap Kartolo.


Menurut Kolonel ARM Totok Sugiharto, Kepala Penerangan Kodam, panggung rakyat tersebut merupakan bukti TNI AD yang akan selalu bersama rakyat. Dirinya juga mengundang masyarakat Jatim menghadiri panggung tersebut.


“Penghargaan yang diberikan Pangdam pada seniman tradisional dengan maksud, seni itu tetap lestari. Sehingga tidak diklaim negara lain,” terang Totok.


“Beliau (Pangdam), nanti akan juga akan membacakan puisi. Jangan khawatir kehujanan, karena kami juga menyiapkan tenda yang dapat menampung sebanyak 10 ribu orang,” tambah Totok.@rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



from Portal Berita Indonesia - lensaINDONESIA.com http://www.lensaindonesia.com/2013/12/18/panggung-rakyat-bersama-prajurit-ramaikan-ulang-tahun-kodam-ke-65.html

0 comments:

Post a Comment