LENSAINDONESIA.COM: Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Drs. H. Syahrir Wahab, MM menyampaikan rasa optimismenya untuk segera merampungkan pembenahan jalan poros nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pelabuhan Pattumbukang sampai Desa Appatanah di ujung selatan Kecamatan Bontosikuyu.
Saat berbincang dengan LICOM, Jumat (13/12/2013), Syahrir Wahab mengungkapkan, pembenahan jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pattumbukang-Appatanah rencananya dirampungkan tepat di tahun keempat masa pemerintahannya sebagai Bupati Kepulauan Selayar periode 2010-2015.
Baca juga: Ratusan warga Kepulauan Selayar suarakan kerukunan umat beragama dan Gunakan bom ikan, nelayan Kepulauan Selayar ditangkap polisi
Syahrir Wahab menjelaskan, anggaran pembenahan jalan ini sepenuhnya dibebankan melalui pos anggaran pembangunan dan belanja nasional tahun 2014 mendatang sebesar Rp 30 miliar.
Selain membenahi jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pattumbukang, Pemkab Kepulauan Selayar kembali merencanakan upaya peningkatan jalan poros lintas Pattumbukang ke arah timur dengan perencanaan anggaran senilai Rp 500 juta yang anggarannya dibebankan melalui pos APBN 2014 mendatang.
Langkah pembenahan jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Desa Appatanah merupakan program skala prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan memertimbangkan posisi Pelabuhan Pamatata sebagai gerbang utama keluar-masuknya tamu dari dalam dan luar daerah.
Program pembenahan jalan poros nasional Pelabuhan Pamatata bersifat urgen. Mengingat posisinya sebagai pintu gerbang utama menuju Kabupaten Kepulauan Selayar, baik melalui jalur penyeberangan kapal ferry maupun Pelabuhan Pelni.
Di samping itu, Pelabuhan Pamatata juga merupakan kawasan terminal Depo BBM pertama di semenanjung Sulawesi Selatan yang membutuhkan dukungan mobilitas perhubungan cepat dan tepat waktu.
Pertimbangan senada menyertai perencanaan pembenahan dan peningkatan jalan poros Pelabuhan Pattumbukang ke arah timur yang termasuk dalam kategori infrastruktur perhubungan jalan darat antar provinsi dengan mengingat fungsi Pelabuhan Pattumbukang sebagai jalur pelayaran kapal ferry dari Labuang Bajo, NTT-Selayar.
“Sementara, Desa Appatanah ditetapkan sebagai ikon pariwisata bahari yang membutuhkan mobilitas perhubungan darat memadai guna memudahkan dan memperlancar aksesibilitas pengunjung, terutama turis asing dari luar negeri,” pungkas Syahrir Wahab yang juga mantan Sekab dua periode di Butta Turatea, Kabupaten Jeneponto ini.@fadly syarif
from Portal Berita Indonesia - lensaINDONESIA.com http://www.lensaindonesia.com/2013/12/13/pemkab-kepulauan-selayar-kebut-pembangunan-jalan-nasional.html
via IFTTT






0 comments:
Post a Comment