LENSAINDONESIA.COM: Grup band Ungu yang digawangi Pasha, Enda, Roman, Onci dan Maki meyakini jika dengan sebuah lagu semangat para korban banjir bisa dibangkitkan kembali.
Atas keyakinan itulah, band Ungu mempersembahkan sebuah single lagu terbaru yang diciptakan khusus merespon bencana banjir yang akhir-akhir ini melanda Indonesia, khususnya di Manado.
Baca juga: Kopassus sigap menolong korban banjir di Babelan Bekasi dan Senin pagi ketinggian Katulampa dan Depok normal
Single khusus ini berjudul ‘Baku Jaga’. “Kenapa sebuah lagu? Lagu kan percaya gak percaya bisa memotivasi. Alat untuk membangun lagi rasa percaya kita, keyakinan kita supaya bisa terus tertanam. Karena sebuah musibah kan kita gak tahu kapan datangnya. Namun, kita tahu kalau Tuhan masih sayang sama kita, khususnya saudara kita di Manado,” kata Pasha Ungu saat berbincang dengan LICOM di basecamp Ungu di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, kemarin.
Pasha Ungu menjelaskan, single lagu ini diciptakan secara khusus sebagai bentuk kepedulian band Ungu terhadap para korban bencana alam.
“Awalnya memang kita memantau di beberapa media televisi diberitakan bahwa khususnya Kota Manado dan sekitarnya terjadi banjir bandang di mana salah satu sahabat kita juga Enda, boleh dikatakan salah satu korban banjir,” sambung Pasha Ungu.
Pasha mengungkapkan, rumah orang tua Enda di Manado sudah dimasuki air hingga atap. “Di situlah awalnya kita bergerak. Bukan karena Enda juga sih, tapi melihat saudara kita jadi korban juga dan memang situasinya luar biasa. Tidak ada salahnya untuk kita buat satu lagu, bentuk satu penyemangat dan dikasih buat saudara kita di Manado, buat para korban,” kata Pasha.
Pasha menambahkan, single mereka ini dibuat kurang lebih 2 hari. “Bikin lagu ini 2 hari yang lalu dan langsung kita rekam dan langsung kita plot. Semata-mata kita ingin nunjukin juga bahwa Ungu pun bergerak, Ungu pun ada simpati, prihatin,” bebernya.
Respon positif pun bermunculan atas penciptaan single lagu band Ungu ini. Beberapa kalangan, khususnya warga Manado yang berada di luar Manado mendukung gerakan moral untuk membangkitkan kembali semangat hidup warga korban banjir.
“Alhamdulilah baru kita plot dua hari sudah banyak yang respon, khususnya warga Manado yang ada di Amerika maupun di belahan bumi manapun ini. Mereka cukup banyak menyampaikan terima kasih. Untuk lagunya saya yang nulis dan disempurnakan kita semua. Sebenarnya kita bikin pendek sih, karena memang posisinya bukan lagu yang komersial, yang harus kita ulang-ulang reff-nya dan sebagainya. Jadi yang penting pesannya sampai, nadanya enak didengar dan pesannya jelas,” pungkas Pasha.@Fernando
sumber : Band Ungu bangkitkan semangat korban banjir lewat lagu






0 comments:
Post a Comment