Sunday, 19 January 2014

Banjir Manado, terdahsyat dalam kurun waktu 50 tahun terakhir


LENSAINDONESIA.COM: Banjir bandang yang menerjang Manado, Sulawesi Utara (Sulut) beberapa hari lalu benar-benar dahsyat. Banjir layaknya tsunami ini tidak pernah diperkirakan sebelumnya, dan disebut-sebut sebagai banjir terdahsyat yang pernah ada dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.


“Banjir Manado memang dahsyat dan besar, seumur hidup saya baru kali ini melihat,” ujar pakar Lingkungan Hidup Universitas Sam Ratulangi Manado, Veronica Kumurur di Warung Daun Cikini, Sabtu (18/1/14).


Baca juga: Pengungsi korban banjir Kampung Pulo keadaannya makin menderita dan Manado dilanda banjir bandang, 2000 jiwa mengungsi


Dalam analisis Veronica, banjir bandang yang menenggelamkan ratusan rumah penduduk ini paling tidak disebabkan oleh faktor banyaknya kawasan resap air yang dijadikan lahan pemukiman dan industri serta banyaknya bentang alam seperti pohon yang ditebang secara tidak bijak.


“Kawasan resapan air harusnya diserap ketanah, karena dibuat kepemukinan jadi tidak diserap hingga cepat mengalir ke pemukiman penduduk,” sesal Veronica


Lebih lanjut, Veronica memprosentasikan, bahwa saat ini di Manado hampir 50% wilayah serapan air sudah alih fungsi, jika dibiarkan, maka tambah Veronica bukan tidak mungkin angkanya akan mencapai 75%.


“Jika sudah capai 75%, Manado saya pastikan akan tenggelam,” jelasnya.


Veronica menjelaskan, bahwa di Manado ada dataran tinggi tempat penyimpanan air, yaitu letaknya di Tomohan dan Minahasa yang bisa dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah dalam upaya pencegahan bencana alam serupa.


Upaya pencegahan ini lanjut Veronica bisa meminimalisir penggunaan dana daerah jika pengelolaannya sudah dilakukan jauh hari sebelum bencana datang.


“Tentang dana sebenarnya kita tidak banyak butuh kalau aksi pencegahan sebelumnya dilakukan, tentang bagaimana perlindungan alam,” pungkasnya.


Sebelumnya, banjir bandang yang menimpa sejumlah wilayah di Sulut sejak Rabu (15/1/2014) telah menelan 16 korban jiwa. Korban terbanyak dikota Manado 6 orang, disusul Kota Tomohon 4 orang, Kabupaten Minahasa 4 orang dan Kabupaten Minahasa Utara 1 orang.


Banjir ini juga mengakibatkan ratusan rumah warga tenggelam hingga hanya atapnya yang tampak muncul kepermukaan. @firdausi


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Banjir Manado, terdahsyat dalam kurun waktu 50 tahun terakhir

0 comments:

Post a Comment