LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya 18 orang tewas dan 50 luka-luka akibat terinjak-injak dalam sebuah acara perkabungan ulama Mumbai-India, Syedna Mohammed Burhanuddin yang dihadiri puluhan ribu pelayat. Burhanuddin yang meninggal pada usia 102 tahun sebelumnya adalah ketua komunitas Muslim Dawoodi Bohra.
Saat kejadian, ribuan pelayat berhimpit-himpitan di depan gerbang rumahnya di Bukit Malabar untuk sekedar mengucapkan bela sungkawa dan melihat jasad tokoh agama yang mereka kagumi itu untuk terakhir kalinya, Jumat (18/1/2014).
Baca juga: Meneladani Yesus Kristus lewat operet dan Wabah encephalitis serang India, ratusan anak meninggal dunia
Menurut komisaris polisi kota Mumbai, Satya Pal Singh, polisi tidak mengira jumlah pelayat yang hadir dalam acara tersebut sedemikian besarnya. “Kami tak mengira jumlahnya sangat banyak. Selain itu, ini adalah peristiwa emosional sehingga polisi tidak bisa bertindak keras untuk mencegah musibah ini,” kelitnya.
Kejadian banyak orang tewas terinjak-injak nampaknya bukan hal yang aneh di India. Oktober lalu, sekitar 115 orang tewas terinjak-injak di sebuah kuil Hindu di negara bagian Madhya Pradesh. @yh/LI-14
sumber : Belasan orang pelayat malah tewas terinjak-injak saat melayat






0 comments:
Post a Comment