LENSAINDONESIA.COM: Klub amatiran, kira-kira begitulah sebutan yang tepat disematkan bagi klub asal Ibu Kota, Persija Jakarta. Bagaimana tidak, klub yang harusnya bisa menjadi kebanggaan warga Jakarta ini, berulang kali malah lebih eksis menjadi pemberitaan media masa lantaran performa buruk ataupun keputusan kontroversial manajemen ketimbang prestasi yang bisa diberikannya kepada para pecinta sepakbola di Ibu Kota.
Setelah sebelumnya memutuskan untuk tidak menggunakan jasa Shaka Bangura sebagai seorang striker, kini persija kembali mencoret nama Elie Aiboy, yang baru didatangkan dari Semen Padang, dari skuat utama. Alasan-nya, sang pemain veteran dianggap tidak bisa menunjukan performa seperti yang diharapkan pihak manajemen Persija Jakarta.
Baca juga: Persija, klub profesional dengan gaya amatiran dan Tak takut hadapi Persija & Arema, meski hanya bawa 14 pemain
“Mulai hari ini kami memutus kontrak Elie Aiboy. Menurut evaluasi pelatih, performanya tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan tim saat ini,” ujar ketua umum Persija, Ferry Paulus.
Alasan tersebut tentu saja terdengar ‘bodoh’ bagi tim dengan nama besar sekelas Persija. Pasalnya, sejak mendatangkan pemain asal Papua sebulan lalu, harusnya pihak manajemen sudah tau kalau Elie Aiboy yang berusia 34 tahun telah banyak kehilangan performa terbaiknya sebagai seorang pemain sepakbola.
Sedangkan Persija Jakarta yang sejak musim kemarin terseok-seok saat mengarungi kompetisi, butuh sosok pemain sayap yang bisa melakukan penetrasi dan menjaga kedalaman dengan sangat baik. Ini jelas sama bodohnya seperti saat mereka menunjuk Shaka Bangura yang seorang pemain tengah menjadi striker utama.
Hingga saat ini, Persija mengaku masih berencana untuk mendatangkan sejumlah pemain guna mengisi beberapa posisi kosong seperti gelandang, sayap, dan ujung tombak. @muhammadrusjdi
sumber : Belum lama datang, Elie Aiboy langsung ditendang dari Persija






0 comments:
Post a Comment