LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat menilai, kinerja Pemda DKI Jakarta tidak terlalu siap dalam mengatasi bencana banjir.
“Kinerja tidak terlalu siap Pemda DKI Jakarta ini. Kinerjanya apa selama 15 bulan? Seharusnya sudah cukup siap atasi banjir. Ternyata jadi gubenrur harus maksimal,” kata Martin Hutabarat kepada LICOM di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/01/2014).
Baca juga: Banjir di tahun politik macetkan ekonomi dan pemerintahan dan PMI Jakarta Timur distribusikan 31.000 nasi box bagi korban banjir
Menurut politisi Partai Gerindra ini, Pemda DKI Jakarta tidak menunjukkan kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana banjir. “Arti kata, seharusnya itu sudah dikeruk kali-kali. Aliran sungai yang terkait dengan itu harus diperbaiki. Bukan berarti tidak ada, tapi belum maksimal,” kata Martin Hutabarat.
Setali tiga uang, Martin Hutabarat juga melihat tidak siapnya pemerintah pusat dalam hal banjir. Salah satu tanda ketidaksiapan dalam menghadapi bencana banjir ialah minimnya perbaikan aliran sungai secara tuntas.
“Itu semua karena banjir, aliran sungai itu terhambat. Kalau jalan alirannya, kan nggak? Di pihak lain harus serius masalah penghijauan,” ujar Martin Hutabarat.
Martin Hutabarat juga meminta pemerintah serius dengan wacana pemindahan Ibukota Indonesia dari Jakarta. “Pemindahan Ibukota Jakarta ini sudah harus serius diwacanakan, tidak boleh lagi dianggap tidak serius. Ini sudah harus serius karena tiap tahun mengatasi (banjir),” pinta Martin Hutabarat.@endang
sumber : Martin Hutabarat: Pemda DKI Jakarta tak siap atasi bencana banjir






0 comments:
Post a Comment