LENSAINDONESIA.COM: Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusrill Ihza Mahendra, melalui akun twitter pribadinya, @Yusrilihza_Mhd memposting beberapa celotehan bernada sindiran kepada Ketua Umum partai Golongan Karya (Golkar) Aburizal Bakrie (ARB) dan Ketua Umum partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh (SP).
Dalam beberapa tweetnya, Yusril menyindir ARB, SP, terkait sikap keduanya yang sempat “menggoyang” uji materi UU Pilpres yang dia ajukan ke Majelis Konstitusi. Dan, sidang perdananya dimulai siang ini.
Baca juga: MK mulai sidangkan UU Pilpres, Yusril cari dukungan di Twitter dan Tujuh kandidat capres konvensi rakyat unjuk gigi di Surabaya
“Metro TV punya Pak SP konon juga akan siarkan langsung (sidang uji materi UU Pilpres). Walau beberapa hari ini Pak SP sewot dan amat gusar sama saya,” tulis Yusril dalam tweetnya, Selasa (21/1/14).
“TV One punya Pak Ical konon juga mau siarkan langsung (sidang uji materi UU Pilpres), walau Golkar, partai Pak Ical juga gusar dengan uji UU Pilpres ini,” tulis Yusril pada postingan tweet selanjutnya.
Selain Abu Rizal Bakrie (ARB) dan Surya Paloh (SP), calon Wakil Presiden (Cawapres) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Harry Tanoe (HT) yang juga bos MNC juga turut diseret Yusril dalam “tweet war.”
Dalam postingan tweet lainnya, Yusril menyindir ketiganya terkait kepemilikan sejumlah stasiun televisi yang kerap mereka gunakan untuk kepentingan politik.
“PBB partai melarat dan dhaif. Makanya, nggak punya TV kaya Pak SP, Pak Ical, atau Pak HT,” sindir Yusril.
Sebelumnya, Surya Paloh dan Nasdem menuding uji materi UU Pilpres yang diajukan Yusril adalah demi kepentingan politik Yusril semata, bukan demi kepentingan bangsa seperti apa yang selama ini Yusril suarakan.
Atas dasar itu, Nasdem menyatakan sikap menolak gugatan uji materi terhadap UU Pilpres yang diajukan lawan politiknya itu. @yudisstira
sumber : Yusril lakukan “Tweet War” Vs Bos TVOne, Metro-TV, Bos MNC






0 comments:
Post a Comment