LENSAINDONESIA.COM: Bupati Pacitan, Jawa Timur (Jatim) Indartato memberlakuan setiap rumah ibadat menggelar doa bersama pada Selasa malam (8/4/14). Tujuannya, agar pelaksanaan Pemilu berjalan lancar.
Demikian pula tingkat partisipasi pemilih supaya meningkat. “Ada SK-nya. Ditandatangani Pak Sekda (Sekretaris Daerah),” ujarnya di sela-sela meninjau kesiapan pelaksanaan Pemilu di Desa Menadi, Kecamatan Pacitan, Selasa (08/04/2014).
Baca juga: Pakde Karwo: Sing tak coblos dudu Caleg, tapi partaine'... dan Ribuan Muslimat NU serbu kampanye Demokrat di Sidoarjo
Khusus bagi umat Islam, Bupati berharap disetiap mushala atau masjid yang digunakan untuk berjamaah, usai shalat Magrib atau Isya warga menggelar doa bersama atau istighosah.
Menurutnya, Pemilu merupakan bagian dari mekanisme nasional lima tahunan. Sehingga harus berjalan sukses. Terlebih dalam tahapan itu masyarakat juga akan menyalurkan aspirasi politiknya melalui anggota legislatif. Mulai tingkat pusat sampai daerah.
Keterwakilan masyarakat di lembaga legislatif sesuai pilihan nurani diharapkan dapat memberikan dampak lebih baik.
Khususnya kesejahteraan masyarakat sendiri. Karena dari lembaga tersebut akan lahir peraturan-peraturan yang diantaranya terkait dengan program pembangunan.
Tentang persiapan coblosan, Rabu ini (9/4/14), Bupati memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Termasuk penambahan tempat pemungutan suara (TPS). Tujuannya, untuk mendekatkan diri pada para pemilih. Sehingga tingkat pertisipasi akan naik. Untuk pemilu legislatif Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menyiapkan
sebanyak 1.198 TPS.
“Untuk mendekatkan pelayanan agar tingkat partisipasi pemilih meningkat,” ucapnya.
Sesuai estimasi pihak KPU, sampai saat ini diyakini tingkat partisipasi pemilih akan mencapai 80 persen. Jumlah itu lebih banyak dibanding Pemilihan Gubernur (pilgub) Jatim yang berada dikisaran 60-70 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). @arso
sumber : Rumah-rumah ibadah kota kelahiran SBY, gelar doa Pemilu damai






0 comments:
Post a Comment