LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1435H/2014 M, di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (27/6/2014). Namun tidak seperti tahun sebelumnya, sidang isbat kali ini berlangsung tertutup.
Sidang Isbat akan dimulai dengan sesi pemaparan mengenai posisi hilal di Indonesia secara astronomis oleh Thomas Djamaludin dari LAPAN dan Cecep Nurwendaya dari Badan Hisab Rukyat.
Baca juga: Pengamat UIN bela Denny soal sidang Isbat, kebodohan muslim Indonesia dan Kanwil Kemenag Jatim akan gelar rukyatul hilal di 5 titik
Dalam sidang yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB ini, Kemenag mengundang para ahli astronomi dan perwakilan pimpinan organisasi masyarakat Islam juga diundang hadir pada sidang isbat.
Sebelumnya, Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemenag, Zubaidi, mengatakan, sidang isbat akan dilakukan dalam tiga sesi di tiga tempat berbeda di gedung kemenag.
Ketua Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ghazalie Masroeri di Jakarta, Kamis (26/6/2014), kemarin mengatakan, PBNU melakukan rukyatul hilal (melihat bulan baru/hilal) di seluruh Indonesia untuk dilaporkan dalam Sidang Isbat.
“Kalau putusan Sidang Isbat tersebut sesuai dengan pedoman NU maka kami mendukung tapi jika tidak sesuai dengan ketentuan, kami akan lakukan koreksi,” katanya.@ridwan_LICOM/tri
sumber : Sidang Isbat di Kemenag berlangsung tertutup






0 comments:
Post a Comment