Thursday, 12 June 2014

Siswa SMP di Jatim lulus 99,98 persen


LENSAINDONESIA.COM: Usai pengumuman hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK, kini giliran tingkat SMP/MTs yang akan menerima pengumumannya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengeluarkan hasil nilai UN SMP tahun 2013.


Rencananya pengumuman resmi di seluruh Indonesia, khusunya di 38 kabupaten/kota se-Jatim akan dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (14/6/2014) mendatang.


Baca juga: Kemendikbud evaluasi pelaksanaan UN di Jatim dan Rizal Rebrianto, siswa SD ikut UN di Rutan Medaeng


Harun, Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan dari jumlah peserta UN SMP/MTs sebanyak 537.772 siswa, tingkat kelulusannya hampir 100 persen atau mendekati sempurna.


“UN tingkat SMP kali ini yang lulus lebih baik dari tahun 2012 lalu yang hanya 99,92 persen. Kali ini di UN 2013 yang lulus mencapai 99,98 persen. Ini adalah angka yang fantastis dan mendekati sempurna” paparnya pada LICOM usai bertemu dengan perwakilan Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Jatim di kantornya, Jalan Genteng Kali Surabaya, Kamis (12/06/2014).


Dia mengaku sangat bersyukur atas hasil yang terus meningkat. Namun sayangnya, pihaknya tak menyebutkan daerah mana yang memperoleh hasil UN terbaik kali ini. “Dari jumlah keseluruhan yang lulus ada sebanyak 537.678 siswa. Ini artinya se-Jawa Timur hanya 0,017 persen yang tidak lulus atau sebanyak 94 siswa. Ini yang membanggakan kita,” paparnya.


Sementara untuk hasil nilai UN tingkat SMP/MTs diantaranya, mata pelajaran Bahasa Indonesia nilai rata-rata 7,56, tertinggi 9,70 dan terendah 3,70. Berikutnya, Bahasa Inggris rata-rata 7,52, tertinggi 9,90 dan terendah 3,50. Matematika rata-rata 7,15, tertinggi 10,00 dan terendah 3,20. Terakhir mata pelajaran IPA rata-rata 7,61, tertinggi 10,00 dan terendah 3,20.


“Dari keseluruhan mata pelajaran ini nilai rata-rata 29,84, tertinggi 38,90 dan terndah 38,90. Dengan jumlah nilai itu maka tidak benar bahwa nilai Bahasa Indonesia di Jawa Timur menurun, ternyata Jawa Timur sangat luar biasa. Jadi bisa saya simpulkan proses belajar di tingkat kabupaten/kota jug Kemenag betul-betul bagus,” puji Harun.


Disisi lain, Harun juga menanggapi soal keterlambatan ijazah sampai ke tangan siswa setelah pengumuman UN tahun ini. Dia menilai hal tersebut tidak perlu dipersoalkan.


“Tidak mengganggu kalau soal itu (keterlamabatan ijazah). Kan sekolah memeberikan bekal kepada muridnya berupa surat keterangan. Insya Allah akhir Juli semuanya akan selesai,” tukas mantan Kepala Disbudpar Jatim.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Siswa SMP di Jatim lulus 99,98 persen

0 comments:

Post a Comment