Thursday, 12 June 2014

Takut debt collector, karyawan bengkel malah nekat mencuri


LENSAIDONESIA.COM: Tarji (45) warga Jl Sidoyoso Wetan Surabaya, harus mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak setelah aksinya melakukan pencurian sparepart mobil truk di tempat kerjanya diketahui security setempat yang kemudian melaporkannya ke polisi.


Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian sparepart lantaran dikejar-kejar debt collector yang menagih angsuran kredit motor karena tiga bulan belum bayar. “Saya memasukkan sparepart mobil ke dalam bagasi motor Yamaha mio L 5279 SZ milik saya saat gudang dalam keadaan sepi,” akunya.


Baca juga: Oknum polisi malah sarankan ayah pelapor carok terlapor dan Masih SMP sudah jadi residivis kasus Curanmor


Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Aldi Sulaiman mengatakan, perbuatan tersangka melakukan pencurian ini berawal ketika mendapat SMS dari istrinya yang mengabarkan ada debt collector mendatangi rumah untuk menagih cicilan motor. Tersangka yang bekerja sebagai tukang bubut di Jl Greges Jaya ini kemudian mencari pinjaman ke sejumlah kenalaannya namun tak berhasil.


“Tersangka sempat mencoba cari pinjaman uang namun tak berhasil. Karene kepepet dia nekat melakukan aksi pencurian di bengkel tempatnya bekerja. Yang diambil adalah satu unit cross joine dan sebuah Laker/Bering,” terang AKP Aldi Sulaiman


AKP Aldi Sulaiman menambahkan, tersangka melakukan aksi pencurian seperti ini sudah empat kali. “Baru pada aksi terakhir dia ketahuan setelah security setempat melakukan pengecekan rutin dengan memeriksa motor para karyawan yang hendak pulang,”pungkasnya.@rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Takut debt collector, karyawan bengkel malah nekat mencuri

0 comments:

Post a Comment