Wednesday, 18 December 2013

Ahok: DIPA Rp.15,8 triliun masih terlalu kecil atasi masalah Jakarta


LENSAINDONESIA.COM: Bantuan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp. 15,8 triliun dianggap masih belum mencukupi guna mengatasi problem di Ibukota seperti banjir dan kemacetan.


Pasalnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok ini mengungkapkan dana sebesar Rp. 15,8 triliun masih terlalu kecil untuk mengatasi seluruh permasalahan yang justru bertambah banyak di Jakarta.


Baca juga: Ahok kantongi bukti kecurangan tes lelang jabatan Kepsek dan Ahok akan laporkan pebisnis di Taman Burung Pluit


“Padahal Jakarta itu kan tambah macet gara-gara kebijakan mobil murah. Mana lagi mobil murah dikasih subsidi bahan bakar minyak (BBM). Belum lagi masalah banjir, jalan rusak dan berlubang. Saya kira anggaran Rp 15,8 triliun untuk DKI terlalu kecil,” ujar Ahok usai penyerahan DIPA di Balaikota, Jakarta Pusat Rabu (18/12/13).


Namun, mantan Bupati Belitung Timur ini meminta agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diberikan amanah, yaitu Dinas Pendidikan DKI dan Dinas Sosial dapat memanfaatkan sebaik mungkin serta penuh rasa tanggung jawab.


“Karena pelaksanaan DIPA di daerah akan berpengaruh terhadap kinerja dan pelaporan kementerian atau lembaga negara yang menjadi sumber DIPA,” ujar Ahok.


Selain itu, pelaksanaan kegiatan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan yang dilaksanakan oleh SKPD Pemprov DKI diharapkan tidak terjadi tumpang tindih dengan kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). @silma


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



from Portal Berita Indonesia - lensaINDONESIA.com http://www.lensaindonesia.com/2013/12/18/ahok-dipa-rp-158-triliun-masih-terlalu-kecil-atasi-masalah-jakarta.html

0 comments:

Post a Comment