Monday, 20 January 2014

Dicopot dari DPR, Pasek geram melawan Ibas dan Syarif Hasan


LENSAINDONESIA.COM: Politisi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika yang dilengserkan partainya dari keanggotaan DPR RI dengan alasan melanggar kode etik partai, akhirnya melawan. Pasek janji akan menyomasi Ketua Harian PD Syarif Hasan dan Sekjen PD Ibas.


Pasek menolak tudingan melanggar kode etik. Alasannya, karena selama ini dirinya selalu menjaga integritas sebagai politisi yang dibangunnya dengan susah payah.


Baca juga: Ini penilaian Fahri Hamzah terkait pemecatan Gede Pasek dan Gede Pasek ungkap surat pemecatannya


“Tuduhan melanggar kode etik ini sangat mengganggu saya. Saya yang mencoba membangun karir politik mulai dari wartawan, advokat dan politisi dengan cara menjaga integritas. Ketika saya dituduh melanggar kode etik dengan alasan yang tidak saya ketahui, sangat menganggu saya,” ujarnya di Gedung DPR, Selasa (21/1/2014).


Pasek mengakui alasan jabatan tidak pernah ia persoalkan, karena jabatan ia anggap hanya sebagai titipan amanah yang sewaktu-waktu bisa berakhir. Tetapi, ketika soal nama baik dan intergritas dirinya diusik, Pasek mengaku tidak bisa berdiam diri.


Pasek mengaku apa yang dilakukannya saat ini bukan sebagai bentuk perlawanan, tetapi lebih kepada meluruskan yang salah dan menekakkan keadilan yang tidak tegak di tubuh Partai Demokrat.


“Saya orang Bali tidak mengenal perlawanan. Kita hanya mengenal menegakkan keadilan dan kebenaran. Saya tidak melawan Demokrat. Saya ingin menyehatkan Demokrat dari orang-orang yang sering mengatasnamakan Demokrat, tapi bersikap jauh dari aturan Demokrat,” jelasnya.


Karena itu, sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini, Pasek kemudian akan menyomasi Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan dan Sekjen Partai Demokrat, Edhi Baskoro (Ibas) yang menandatangani surat Perpanjangan Antarwaktu (PAW) Pasek dengan mengatasnamakan DPP Partai Demokrat.


“Saya akan somasi kepada Syarifudin Hasan dan Ibas, karena mereka merugikan nama baik saya dengan tuduhan melakukan pelanggaran kode etik,” terang Pasek dengan nda geram.


“Bagi saya, semangat ini sebagai pertanggungjawaban saya kepada konstituen yang memilih saya,” sambung mantan Ketua Komisi III DPR ini.


Sebelumnya, dukungan dari mantan rekannya di Komisi III DPR, Fahri Hamzah juga datang untuk menyerukan Pasek untuk melawan sikap otoriter partainya.


“Pasek harus diperkuat, dia harus melawan. Ini gak boleh main-main, dia dipilih dengan mandat rakyat.


Orang kaya Pasek yang bersuara keras selama ini harus di-back up, harus didukung,” tegas Politisi PKS ini. @firdausi


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Dicopot dari DPR, Pasek geram melawan Ibas dan Syarif Hasan

0 comments:

Post a Comment