LENSAINDONESIA.COM: Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menuding dua Hakim Konstitusi Harjono dan Patrialis Akbar sebagai antek-antek Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Hal tersebut dikemukakan Yusril lantaran dirinya gerah terhadap tuduhan-tuduhan bahwa dirinya telah memanfaatkan posisi mantan koleganya di PBB yang kini menjabat sebagai Ketua MK, Hamdan Zoelva.
Baca juga: Yusril minta MK adil putuskan gugatannya dan Yusril lakukan "Tweet War" Vs Bos TVOne, Metro-TV, Bos MNC
Yusril mengaku, dirinya mengetahui Hakim Konstitusi Harjono, hingga saat ini seringkali mengunjungi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri di kediamannya.
“Apa kalian tidak tau, Harjono sama Patrlialis itu orang PAN dan PDIP. Harjono siapa yang tidak tahu? Harjono PDIP, dia sering sowan ke rumah Mega, saya tahu kok,” tutur Yusril kepada awak media di Gedung MK, Jakarta, Selasa (21/1/2014).
Menanggapi tudingan miring terhadap gugatannya, Yusril mengaku uji materi terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) akan tetap dilakukannya meski bukan Hamdan yang menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).
“Andaikata Surya Paloh yang jadi ketua saya ajukan juga, saya gak peduli siapa yang jadi Ketua MK. Tujuh kali saya menangkan perkara di MK, ketuanya Mahfud MD, orang PKB,” ungkap Yusril.
Lebih jauh, Yusril menuding Harjono dan Patrialis adalah dua Hakim Konstitusi yang menentang adanya uji materi terhadap UU Pilpres ini.
Sekali lagi, dengan nada menggebu Yusril menuding Harjono dan Patrialis sebagai antek-antek PDIP dan PAN dalam tubuh MK.
Dirinya menganggap tidak adil jika hanya Hamdan yang dipandang sebagai Hakim Konstitusi bermuatan politik. Menurutnya, Harjono dan Patrialis juga harus dipandang dengan cara yang sama.
“Harjono dan Patrilis itu tidak setuju UU ini dibatalkan, bagaimana kalau mereka mengikuti arahan dari PDIP dan PAN. Kalau Hamdan harus keluar, Harjono dan Patrialis
juga harus keluar dari majelis, biar gak sidang kita,” cetus Yusril. @yudisstira
sumber : Gerah dicurigai main mata, Yusril serang Harjono dan Patrialis Akbar






0 comments:
Post a Comment