LENSAINDONESIA.COM: Terjawab sudah kabar simpang siur tentang penggeledahan rumah Munadi Herlambang dan Kantor DPD Golkar Jatim oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/1/2014) kemarin.
Itu hanya pengalihan isu agar pemeriksaan terhadap Soekarwo, Gubernur Jatim tak terendus para wartawan. Sumber LICOM di lingkungan Pemprov Jatim membenarkan, bahwa Pakde Karwo (Sapaan akrab Soekarwo) telah diperiksa KPK.
Baca juga: DPD Partai Golkar Jatim bekali Calegnya agar melek hukum dan Ini kegeraman KPK dituding Buyung, tahan Anas karena dipesan SBY
namun, ketika dikonfirmasi terkait kebenaran kabar itu, Anom Surahno, Kabag Media dan Dokumentasi Biro Humas Protokol Pemprov Jatim membantahnya. “Ndak ada, kemarin (Kamis, 16/1/2014) pelantikan pejabat dan siangnya hanya menerima tamu dari BP Migas,” jelasnya pada LICOM lewat pesan singkat, Jumat (17/1/2014) malam.
Dia juga menegaskan bahwa KPK tidak mungkin mendatangi pihak yang akan dimintai keterangan. “Ngga ada KPK memeriksa, karena sifatnya komisioner maka terperiksa yang harus datang ke KPK. Lagian sampai sekarang tidak ada permintaan atau undangan dari KPK untuk beliau (Soekarwo),” imbuhnya.
Diketahui, para wartawan di Surabaya kemarin dibuat bingung dengan kabar adanya utusan KPK yang turun menuju dua tempat yang berbeda di Surabaya. Kabar pertama menyebut, jika penyidik KPK akan melakukan penggeledahan di rumah Munadi Herlambang yang ada di Perumahan Penjaringan Asri.
Kedua, KPK disebut-sebut juga menggeledah Kantor DPD Golkar Jatim, di Jalan Ahmad Yani Surabaya. Mengecek kebenaran kabar itu, para awak media menuju kedua tempat tersebut. Nyatanya hingga Kamis (16/1/2014) sore, kedua tempat tersebut sepi dan tak ada kegiatan apapun.@sarifa.
sumber : Kabar penggeledahan Kantor DPD Golkar Jatim hanya pengalihan isu






0 comments:
Post a Comment