LENSAINDONESIA.COM: Kasus pembunuhan di Jl Banyuurip Kidul V yang menewaskan Ponco Hendra Yulianto (37) warga Jl Simomulyo VII F/15, Jum’at (10/1/2014) lalu, sampai saat ini masih belum terungkap.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman saat dikonfirmasi Senin (20/1/2014) mengungkapkan petugas terus berupaya melakukan penyelidikan motif dibalik tewasnya korban. “Kami masih terus berusaha melakukan penyelidikan. Namun kami juga mengalami kesulitan karena tidak ada saksi yang dapat memberikan keterangan yang valid saat peristiwa pembunuhan itu terjadi,” terang Farman.
Baca juga: Ada motif lain dibalik pembunuhan pengendara Yamaha Vixion dan Pelaku pembunuh pengendara Yamaha Vixion diduga simpan dendam lama
Mengenai kemungkinan melacak pelaku dari Hp korban, polisi juga menemui jalan buntu setelah tak menemukan bukti-bukti disitu. “Pelacakan dari percakapan Hp korban yang kami amankan juga masih nihil karena tidak ditemukan adanya SMS ataupun obrolan yang mencurigakan. Semua datar-datar saja,” sambungnya.
Seperti diberitakan LICOM sebelumnya, Ponco yang mengendarai Yamaha Vixion L 5021 ZF, Jumat (10/1/2014) sekitar pukul 03.45 WIB, dari arah Jl Jarak melintas di Jl Banyuurip mendadak dipepet tiga pria mengendarai dua motor Suzuki Satria yang langsung menyabetkan pisau ke leher dan bahu kirinya.
Mendapat serangan mendadak serta mengalami luka yang cukup parah, korban langsung tewas ditempat. Petugas yang mendatangi TKP mengamankan sepeda motor korban dan sebilah pisau milik pelaku.@rofik
sumber : Polisi kesulitan ungkap pembunuhan Banyuurip






0 comments:
Post a Comment