Tuesday, 14 January 2014

Polrestabes Surabaya tangkap kurir sabu cengeng


LENSAINDONESIA.COM: Tak selamanya orang yang bergelut di dunia hitam dan pelanggar hukum itu punya mental baja. Buktinya, Ismail (31) warga Jl Sawentar yang jadi kurir sabu dan ditangkap Unit Idik III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya, malah menangis saat dikeler menunjukkan bandar Narkobanya.


Dalam pemeriksaan polisi, Ismail mengaku mendapat sabu-sabu dari seorang bandar perempuan sebut saja namanya Sri. Polisi pun mencoba memancing Sri untuk melakukan transaksi lagi melalui Ismail karena pengedar atau bandar hanya mau transaksi sama kurir tau orang yang dikenalnya.


Baca juga: Bandar Narkoba Siswo Prawiro keder ajukan banding ke Pengadilan Tinggi dan Cewek manis diadili gara-gara terima kiriman 472 gram sabu dari JNE


Namun lucunya, saat menghubungi Sri melalui telpon, Ismail terus menangis sehingga Sri langsung curiga dan mematikan telpon. “Ketika kami mencoba menghubungi lagi, nomor bandar Narkoba itu sudah tak aktif lagi,” terang Kanit Idik III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKP Gatot Setyo Budi.


Sekedar diketahui, sebelumnya dua tersangka Narkoba Dwi (29), warga Jl Banyuurip Kidul, dan M Ismail (31), ditangkap Unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya. Dwi pesan sabu-sabu dan Ismail sebagai kurir yang mengirimkannya.


Awalnya polisi menangkap Dwi, di Jl Dukuh Kupang membawa satu poket sabu-sabu 0,4 gram. Dwi adalah kernet truk yang sering beli sabu-sabu pada Ismail. Polisi lalu mengembangkan kasusnya dan berhasil menangkap Ismail, di Jl Kedurus Surabaya dan mendapatkan sabu-sabu seberat 0,5 gram.


Setelah menangkap Ismail, polisi mencoba mengembangkan kasusnya lagi ke bandar Narkoba yang memasok pada Ismail. sayangnya rencana itu gagal karena Ismail ternyata cengeng dan terus menangis sejak ditangkap. @rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Polrestabes Surabaya tangkap kurir sabu cengeng

0 comments:

Post a Comment