LENSAINDONESIA.COM: Setelah babak penyisihan grup pertandingan Inter Island Cup (IIC) 2014 sudah digelar, maka babak delapan besar yang bakal dihelat 18 Januari, kini di depan mata. Sayangnya hingga saat ini PT Liga Indonesia `baru` memilih Stadion Manahan Solo, sementara untuk satu venue lainnya tak kunjung diputuskan.
Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Shalomboboy, mengatakan saat ini pihaknya belum memutuskan venue lain untuk babak delapan besar IIC 2014 kali ini. “Yang jelas saat masuk babak delapan besar, semua biaya pertandingan termasuk akomodasi, akan ditanggung sepenuhnya oleh tuan rumah. Sekarang ini kemungkinan besar Stadion Manahan Solo sudah jadi pilihan. Tinggal satu lagi,” ujar Tigor via telepon.
Baca juga: Rahmad Darmawan siapkan dua skema saat ladeni Persiba Bantul dan Persebaya mengaku buta kekuatan Persiba Bantul
Kabarnya, PT Liga Indonesia sudah menghubungi manajemen Arema Cronous untuk menjadikan Stadion Kanjuruhan sebagai venue kedua babak delapan besar IIC 2014 selain Stadion Manahan Solo.
Sementara itu, Persebaya Surabaya yang sangat ingin menjadi tuan rumah di babak delapan besar dengan mengajukan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai venue, hingga kini masih belum mendapat kepastian. Kabar terakhir, saat ini manajemen Persebaya sedang berupaya melobi Pemkot Surabaya tentang rencana penggunaan Stadion tersebut.@angga_perkasa
sumber : PT Liga Indonesia belum putuskan venue babak delapan besar IIC 2014






0 comments:
Post a Comment