Monday, 20 January 2014

PT Merpati punya hutang sewa gedung Bazarnas


LENSAINDONESIA.COM: Sekretaris Jendral Forum Pegawai Merpati (FPM), Ery Wardhana mengungkapkan bahwa PT Merpati Nusantara Airliness hingga kini belum membayar uang sewa gedung kepada Bazarnas selama 2 tahun.


“Dulu gedung Merpati dijual. Saat ini kita numpang belum bayar lagi selama 2 tahun karena tidak ada biaya,” ujar Ery Wardhana saat dihubungi LICOM di Jakarta, Senin (20/1/14).


Baca juga: FPM tak keberatan jika Merpati digabung ke Garuda dan Bisnis Plan Merpati dinilai berat untuk datangkan dana


Diketahui, pihak Merpati menjual Kantor Pusat PT Merpati Nusantara Airlinees kepada Bazarnas guna mendapatkan modal untuk operasional.


Alhasil, Kantor Merpati hanya 4 lantai dan masih numpang di Gedung Bazarnas yang sampai saat ini uang sewa belum dibayar.


“Dijual gedungnya yang bangun Merpati Nusantara. Butuh uang modal kerja dijual lah gedung Merpati, dapatlah uang modal nah sekarang uangnya abis. Ngutang kita ke Bazarnas buat bayar sewa,” terangnya.


Sementara itu, Ery juga mengungkapkan bahwa pihak Bazarnas pernah memberhentikan fasilitas kantor Merpati seperti penggunaan Ac.


“Kemaren dimatiin AC nya. Trus kita bayar operasional aja, sewa gedungnya gak bayar, masih ngutangnya” imbuhnya.


Sementara itu. Sekjen FPM ini menjelaskan dalam bayar uang sewa Kantor di Gedung Bazarnas sebulan sekitar 110 ribu meter persegi per bulan untuk semuanya. Sehingga, beban utang Merpati untuk bayar sewa gedung mencapai puluhan miliar.


Dilain sisi, untuk gaji tunjuangan hari Natal dan gaji masih belum dibayarkan oleh Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airliness.


“Sampai hari ini THR Natal belum dibayar, semuanya belum terbayar. Gajian juga di undur lagi, Opersiaonal untuk bayar fuel terkoek alias kagak ada,” tutupnya. @rina


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : PT Merpati punya hutang sewa gedung Bazarnas

0 comments:

Post a Comment