Thursday, 12 June 2014

Direktur LKIS: Saya curiga Jokowi agen asing


LENSAINDONESIA.COM: Keterlibatan pihak asing dalam setiap momentum demokrasi Pemilu Presiden sudah bukan rahasia lagi. Hal inilah yang kemudian dicoba ditelisik Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Indonesia Strategis (LKIS), Bobby Maengkom.


Menurut Bobby, Pilpres tahun 2014 ini, asing berusaha me-support dan mempengaruhi pilihan masyarakat Indonesia dengan menjalin konspirasi dengan Capres Joko Widodo yang dilakukan terang-terangan melalui bank asal Jerman, Deutsche Bank.


Baca juga: Deutsche Bank disinyalir dukung Jokowi-JK dalam Pilpres 2014 dan Hanya Jawa Tengah, Prabowo-Hatta masih sulit kejar Jokowi-JK


“Saya curiga Jokowi merupakan agen asing, sehingga harus di-endorse oleh Deutsche Bank,” ujar Bobby kepada wartawan di Jakarta.


Bobby menyayangkan rilis Deutsche Bank yang menurutnya, sebagai sikap campur tangan asing dalam proses Pemilu dan berusaha mempengaruhi masyarakat.


Lebih lanjut, Bobby menganalisa, bahwa hal lain yang cukup janggal adalah pengusaha Sofyan Wanandi merupakan penasihat dari lembaga tersebut. “Kita semua tahu posisi Sofyan Wanandi masuk dalam pendukung Jokowi-JK,” jelasnya.


Bobby pun kemudian menduga, rilis Deutsche Bank tersebut tak lepas dari ulah atau dorongan Sofyan Wanandi. Lebih jauh lagi dalam ekonomi global seperti saat ini, lanjut Bobby, siapa pun yang menang, tidak akan bisa lepas dari pasar dunia. Pembedanya adalah setiap pemerintahan melakukan pendekatan sesuai dengan visi masing-masing presiden.


“Jika terpilih, maka Jokowi akan lebih longgar kepada pasar. Sebaliknya, Prabowo akan lebih mengutamakan kepentingan Indonesia dalam negosiasi bisnis dengan pihak asing,” imbuhnya.


Di sisi lain, sejatinya negara-negara asing juga akan tetap menghargai siapa pun presiden yang terpilih. Sebab, mereka akan mempertimbangkan investasi yang telah ditanam di Indonesia.


“Indonesia itu negara kaya, potensial, dan merupakan pasar yang sangat besar. Tidak mungkin mereka akan lari dari Indonesia saat Prabowo terpilih,” pungkas Bobby. @firdausi


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Direktur LKIS: Saya curiga Jokowi agen asing

0 comments:

Post a Comment