Monday, 27 April 2015

Bisnis otomotif Astra International menurun 21 persen

LENSAINDONESIA.COM: PT Astra International Tbk telah membukukan laba bersih Rp 3,99 triliun di triwulan pertama tahun ini atau turun 16 persen jika dibanding periode yang sama di tahun lalu  sebesar Rp 4,72 triliun.

Menurut Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiarto mengatakan, penurunan laba bersih ini dikarenakan harga komoditas yang rendah serta persaingan bisnis produk kendaraan roda empat.

Baca juga: Rhenald Kasali: Astra berhasil arungi Indonesia dalam tahap pancaroba dan Gubernur BI: Prijono Sugiarto salah satu eksekutif terbaik Indonesia

“Kendati kami menghadapi tantangan karena kondisi pertumbuhan ekonomi yang turun, tertekannya pasar komoditas serta peningkatan persaingan di sektor kendaraan roda empat, bisnis Astra masih di posisi terdepan sebagai pilihan konsumen, serta didukung neraca keuangan yang maish kuat,” ucap Prijono dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/04/2015).

Enam segmen bisnis yang dijalankan Astra saat ini, di antaranya empat segmen yang sedang mengalami penurunan. Yakni yang melemah adalah otomotif (-21 persen), agribisnis (-80 persen) serta logistik dan infrastruktur serta lainnya (-59 persen).

Sektor bisnis yang mengalami kenaikan laba bersih justru pada jasa keuangan (21 persen), alat berat serta pertambangan (3 persen) kemudian teknologi informasi (42 persen).

Di sisi lain, pendapatan Astra di akhir kuartal I-2015 tercatat sebesar Rp 45,18 triliun atau turun 9 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 49,82 triliun.@Bam

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

sumber : Bisnis otomotif Astra International menurun 21 persen

0 comments:

Post a Comment