LENSAINDONESIA.COM: Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, Dadik Risdaryanto dikabarkan mengirim surat protes (somasi) ke DPP. Surat tersebut sejatinya dilayangkan karena manganggap pencopotan jabatannya pada 30 Agustus 2014 lalu dianggap sepihak dan tidak melalui prosedur.
Kontan saja, surat yang berisi perotes terkait pencopotan dirinya tersebut mendapat reaksi keras dari kader DPC Partai Demokrat lainnya dan menganggap itu sebagai ulah jelang Kongres.
Baca juga: Dadik dipecat, Hartoyo pimpinan sementara Demokrat Surabaya dan DPC Demokrat Surabaya segera bentuk sembilan PAC
Dedy Prasetyo Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya menganggap protes tersebut mengada-ada karena sebelumnya sudah sepakat untuk tidak lagi mempermasalahkan pencopotan itu. “Sudahlah jangan mencoba membangunkan singa tidur. Sudah bagus hanya dicopot tidak diperkarakan. Karena sebelumnya kami sepakat untuk melupakan kasusnya, mengingat masih sama-sama kader,” terang Dedy Prasetyo, Senin (27/4/2015)
Tak hanya itu, Dedy Prasetyo menyayangkan sikap Dadik Risdaryanto yang dianggap menebar kisruh jelang Kongres Partai Demokrat di Surabaya. pasalnya, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk Kongres karena lokasinya di Surabaya yang tentu sangat menyibukkan seluruh pengurus DPC Partai Demokrat Surabaya.
“Saya yakin somasi itu bukan ide pribadi Dadik Risdaryanto dan atas dorongan orang di belakangnya. Sebab, sesaat setelah dia dicopot dari jabatannya, dia mangaku siap melaksanakan amanah dan tugas partai artinya bersikap legowo,” tegas Dedy Prasetyo yang juga mantan anggota DPRD ini.
Tidak hanya itu, Dedy Prasetyo juga memberikan peringatan keras kepada Dadik Risdaryanto untuk segera mencabut surat protesnya (somasi) ke DPP Demokrat dalam waktu singkat, karena pihaknya akan memberikan ruang dan waktu untuk bertemu di kantor DPC sekaligus untuk klarifikasi.
“Dalam minggu ini kami akan memanggil dia (Dadik) ke kantor DPC Partai Demokrat Surabaya agar bisa memberikan keterangan sekaligus klarifikasinya. Saya minta dia segera mencabut surat itu (somasi) karena jika tidak, kami seluruh pengurus akan siap merapatkan barisan untuk melawan dia,” tandasnya.
Sebelumnya, Dadik Risdaryanto dipecat dari jabatanya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya karena tidak bisa memenuhi targetnya dalam Pileg tahun lalu. Selain itu, selama kepemimpinannya, partai berlambang bintang mercy ini tidak mempunyai kantor dan menanggung sejumlah kasus hutang piutang yang hingga kini masih menjadi beban dan tanggung jawab pengurus DPC.@iwan
sumber : DPP Partai Demokrat disomasi mantan Ketua DPC






0 comments:
Post a Comment