Friday, 17 January 2014

Cegah penyebaran nyamuk DBD dengan aksi pemberantasan sarang nyamuk


LENSAINDONESIA.COM: Curah hujan di kota Jakarta makin meningkat, Hal itu pun diikuti oleh berkembangnya jentik-jentik Nyamuk Demam Berdarah

pada genangan air.


Ajakan dari Pemkot Jakarta Timur kepada masyarakat terus dilakukan untuk upaya pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) selama 30

menit setiap hari Jumat. Aksi ini tidak boleh berhenti, dan harus selalu digalakkan terus.


Baca juga: Ratusan kepala sekolah di Jakarta Timur ikuti penyuluhan hukum dan Ditegur Jokowi soal lambannya PTSP di Jaktim, Krisdianto ‘legowo’


Demikian disampaikan Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto saat memimpin aksi PSN di lokasi Bank Sampah RW 03 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (17/1/14).


“PSN harus tetap berjalan walau pun musim hujan. Kegiatan ini telah terbukti efektif untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah ini yang sangat membahayakan ini,” kata Walikota.


Walikota berpesan, agar para Jumantik dapat bekerja secara aktif memeriksadengan teliti jentik nyamuk di lingkungan wilayah masing-masing. Selain itu, aparat pemerintah setempat, baik Lurah maupun Camat, dan intansi terkait harus turun ke lapangan untuk mengontrol kegiatan PSN.


“Kami sangat berharap dengan kerjasama antara masyarakat dan semua pihak terkait, kasus demam berdarah dapat ditekan jumlahnya,” harapnya.


Kesempatan ini Walikota juga memuji pembangunan Bank Sampah di RW 03 Kelurahan Malaka Sari. Bank sampah yang berdiri sejak tahun 2009 ini, telah ikut mengantar RW 03 Kelurahan Malaka Sari meraih juara umum program Jakarta Green and Clean (JGC) yang diadakan PT Unilever Indonesia.


“Bank sampah ini harusditiru oleh RW-RW lainnya di Jakarta Timur, karena selain untuk mengatasi sampah, juga dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat,” terangnya.


Saat ini,kata Krisdianto, Bank Sampah RW 03 Kelurahan Malaka Sari telah memiliki 264 nasabah. Setiap bulan sampah yang masuk mencapai 2 ton dengan omzet mencapai Rp 2 juta.


“Keberadaan Bank Sampah ini sendiri telah mendapat perhatian khusus dari Gubernur DKI Joko Widodo. Bank sampah ini juga merupakan yang terbaik dan menjadi percontohan di Indonesia.Dari 65 kelurahan di Jakarta Timur, masih ada sekitar 6 kelurahan yang belum memiliki bank sampah. Saya berharap, jumlah bank sampah terus diperbanyak, sebagai salah satu solusi untuk mengatasi sampah atau limbah yang dihasilkan rumah tangga dan juga nilai tambah untuk dapat meraih Piala Adipura,” tukasnya.


Hadir dalam kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) Wakil Walikota Jakarta Timur H. Husein Murad, Kasudin Kesehatan Jakarta Timur Drg. Yudhita

Endah Primaningtias, M. Kes, Camat Duren Sawit Abu Bakar. @winarko


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript



sumber : Cegah penyebaran nyamuk DBD dengan aksi pemberantasan sarang nyamuk

0 comments:

Post a Comment