LENSAINDONESIA.COM: Pendukung setia Persija Jakarta yang menamakan diri mereka ‘The Jak Mania’, ternyata tidak hanya bisa memberikan kepada tim sepak bola Ibu Kota, namun mereka juga berperan aktif memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir Jakarta.
Banyak kalangan yang menganggap kalau para suporter sepak bola khususnya di Indonesia adalah segerombolan pemuda ugal-ugalan yang bisanya hanya membuat rusuh di setiap berlangsungnya pertandingan. Bahkan, imij buruk itu cenderung sulit dihapuskan lantaran banyaknya tindakan kriminal yang dilakukan para suporter di luar lapangan usai menyaksikan sebuah pertandingan. Namun, hal itu tampaknya bisa ditepis jauh oleh para suporter setia Persija Jakarta.
Baca juga: Ibu-ibu Semper Barat Curhat sulit beli bahan pokok akibat banjir dan Awas, Pintu Air Manggarai Siaga I, Ciliwung meluap sejak dini hari
Pendukung klub Ibu Kota yang menamai diri ‘The Jak Mania’ ini, justru sangat berperan aktif dalam beberapa kegiatan sosial dan kemasyarakatan di sekitaran wilayah Jakarta. Salah satu kegiatan yang sekarang sedang mereka lakukan adalah mendirikan Posko bantuan untuk para korban banjir di Jakarta.
Hujan deras yang terus mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir memang membuat sebagian wilayah Ibu Kota lumpuh total lantaran meluapnya beberapa sungai utama di Jakarta. Hal inilah yang membuat ‘The Jak Mania’ tergerak untuk turut meringankan beban sesama warga Jakarta.
Menurut Ketua Umum ‘The Jak Mania’, Lariko Ranggamone, masing-masing Korwil terbiasa untuk mendirikan Posko banjir setiap kali bencana langganan ini melanda Jakarta.
“Di setiap Korwil kami mendirikan posko banjir. Setidaknya sudah ada 5 Posko ‘The Jak’ yang sekarang sudah berdiri, biasanya akan terus bertambah lagi” ujar Lariko saat dihubungi LICOM, Sabtu (18/1/2014).
Meski pun membawa atribut Persija Jakarta, Posko banjir ‘The Jak Mania’ ini justru tidak menerima dana dari klub ibu kota tersebut. Menurut Lariko, selain menggunakan kas pribadi, mereka juga mengumpulkan dana dari beberapa pihak untuk kemudian disalurkan kepada korban banjir dalam bentuk bantuan makanan, pakaian, maupun obat-obatan di beberapa titik pengungsian.
“Sementara ini Persija belum. Selain kas pribadi ‘The Jak’, kami juga dapat dari beberapa pihak untuk kemudian didistribusikan kepada para korban banjir. Biasanya kami berikan dalam bentuk makanan, pakaian dan obat – obatan,” tambah Lariko.
Hal ini jelas menampik semua tanggapan buruk masyarakat selama ini yang menganggap suporter sepak bola hanya bisa meninggalkan sisa-sisa kerusuhan di setiap tempat yang mereka tinggalkan. @muhammadrusjdi
sumber : “The Jak Mania” buktikan hobi bukan ugal-ugalan, kompak bantu banjir






0 comments:
Post a Comment